Kang Holid KW Kongko Bareng Ketua LMDH Segarajaya Lestari Bahas Musium Mangrove Tarumanegara

Tarumajaya, swatantranews- Indahnya Nuansa alam penuh eksotik, dengan rerimbunan hutan bakau dan empang tambak bandeng serta udang windu, ada juga tumpukan rumput laut, bahkan sesekali menyaksikan lalu lalang nelayan pesisir melaut, hal ini menjadikan pemandangan yang tak terlupakan bila kita melintas dan singgah sesaat di Musium mangrove Tarumanegara yang berlokasi di kali Kraton Segarajaya, wilayah pesisir pantai Tarumajaya.

“Alhamdulillah, Progres pembangunan Jembatan  wisata edukasi Musium mangrove Tarumanegara sudah 90 persen, tinggal menunggu finishing yang saat ini masih terus di kerjakan, sedangkan untuk launching peresmian, akan dijadwalkan dalam waktu dekat,” Kata Samsuri Ketua LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Segarajaya Lestari di lokasi Musium mangrove,  Kamis (17/7).

Dikatakan Ketua Samsuri sapaan akrabnya, Sejak beberapa waktu lalu rencana pembangunan Wisata edukasi Musium mangrove Tarumanegara mendapat support dari PT. PLN Nusantara Power dan Marunda center serta  sejumlah stakeholder lain, untuk pembangunan serta design jembatan (semua bahan menggunakan Bambu dan tali temali) melibatkan pemberdayaan warga dan nelayan sekitar pesisir.

“Alhamdulillah, terimakasih atas support nya dari PLN NP Muara Tawar, Marunda center dan lainnya, sehingga pembangunan Jembatan wisata edukasi Musium mangrove Tarumanegara tahap 1 dapat dilaksanakan sudah 90 persen,” Ujar Samsuri.

Dikatakan Samsuri, Ini merupakan bagian dari kerja nyata kita dalam menjaga lingkungan hidup, menjaga semesta,  Mangrove bukan hanya kepentingan masyarakat sekitar, Mangrove sebagai paru-paru dunia.

“Indonesia menjadi harapan dunia, mangrove menebar oksigen udara yang sehat, Agar kehidupan di dunia tetap berjalan dengan kondisi yang sehat,  sukses untuk Indonesia maju,” Jelasnya.

Sementara itu Kang Holid KW dari bekasi atau Mang Namin yang kesehariannya sebagai nelayan pesisir, menyambut baik adanya Musium mangrove yang di inisiasi oleh LMDH Segarajaya Lestari, Setidaknya tempat ini nantinya menjadi edukasi dan pembelajaran bagi generasi muda, dapat mengenal jenis -jenis mangrove yang ada di pesisir Utara bekasi.

” Cintailah alam dan lingkungan sekitar, Kita jaga alam, alam jaga kita, Dengan melestarikan lingkungan, kita membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan. Lingkungan memberikan berbagai sumber daya alam yang penting bagi kehidupan manusia, seperti air bersih, udara segar, tanah subur, hutan, dan lahan pertanian,” Jelasnya.

(*/red/**)

Pos terkait

banner 728x250