Bekasi, swatantranews-. Baru-baru ini,Pasar Baru Cikarang menjadi sorotan akibat permasalahan yang dihadapi oleh pedagang PKl’ Setelah penghapusan aset pasar Baru Cikarang pada tahun 2010, pemerintah Kabupaten Bekasi meluncurkan program revitalisasi pasar baru Cikarang,yang sudah beberapa kali mengalami kendala,PT Sanjaya Rejeki Emas, selaku pemenang lelang tender,yang gagal memenuhi persyaratan Dokumen yang diminta pemerintah Daerah’sehingga kerja sama dengan perusahaan tersebut diakhiri oleh pemerintah kabupaten Bekasi.

Hingga menimbulkan Keresahan Pedagang pasar baru Cikarang.
Pedagang Pasar Baru Cikarang yang saat ini dipimpin oleh organisasi Asosiasi Pedagang Cikarang (ASPEC) dengan Ketua H Sudirman AU, ‘Namun kepengurusan ASPEC dinilai kurang proaktif dalam menanggapi persoalan pedagang existing”pedagang kaki lima (PKL) baik pedagang PKL di emplasemen timur’timur dan jalan pembangunan satu dan dua’Mengingat bahwa aspec adalah organisasi profesi pedagang yang mempunyai skup Cikarang seharusnya PKL di naungi oleh Aspec kemudian di berikan pembinaan terhadap PKL” Salah satu contoh adalah masalah listrik di pasar baru Cikarang yang tidak menggunakan token atau kilo meter’karena tidak ada pembinaan terhadap pengurus PKL oleh (Aspec) sehingga banyak pengurus PKL yang memasang konek sendiri dan berpotensi menyebabkan kebakaran.
Akibat tidak ada pembinaan dari aspec kepada pengurus PKL.
Alhasil Ketika pemerintah pusat melakukan penertiban preman, beberapa pengurus PKL ditangkap dan ada yang menjadi buronan karena dianggap oleh institusi kepolisian mencuri listrik’semua itu karena tidak ada pembina,an dari aspec kalau saja aspec membina pengurus dan pengurus PKL di arahkan untuk memasang token listrik itu akan aman pengurus PKL”Sulaeman, selaku wakil aspec sangat menyayangkan atas ketidak aktifan aspec terhadap pedagang terlihat aspec tidak ada kerjasama dengan pihak UPTD pasar Cikarang dan Disperindagpas
“kini sulaeman merasa miris melihat nasib Pengurus teman-teman PKL yang sudah dianggap sebagai anggota aspec’ sehingga Sulaeman berharap ada pemilihan ketua ASPEC kembali,semua untuk memperbaiki keadaan agar pasar baru Cikarang kedepan bisa lebih maju.
Harapan untuk Masa Depan Pasar Baru Cikarang.
Dengan masa jabatan Ketua ASPEC yang sudah habis, pedagang Pasar Baru Cikarang berharap ada pemimpin baru yang lebih proaktif dalam menanggapi persoalan pasar baru Cikarang dan dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pedagang
Aspec jangan hanya menunggu program dari pemerintah saja (Revitalisasi pasar) dari Pemerintah Kabupaten Bekasi juga diharapkan dapat lebih memperhatikan nasib para pedagang dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.
(*/red/Mahpud)








