Panen Raya 10 Ton di Muara Gembong, Polda Metro Jaya Dorong Tambak Produktif Penuhi Kebutuhan Gizi

BEKASI, SWATANTRANEWS — Lahan tambak seluas 54 hektare di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, kini mulai menampakkan hasilnya. Polda Metro Jaya melaksanakan panen raya sekitar 10 ton komoditas perikanan yang ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di wilayah Bekasi.

Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, pada Senin (28/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mengoptimalkan lahan produktif sekaligus memperkuat program ketahanan pangan nasional.

Dari total 20 kolam atau tambak aktif yang menjadi lokasi binaan, hasil panen terdiri atas sekitar 5 ton ikan nila dan mujair, 3 ton ikan lele, serta 1 ton udang vaname. Selain itu, sektor peternakan pendukung juga menghasilkan ribuan butir telur yang turut menambah nilai manfaat program ini.

Hasil panen tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial. Seluruh komoditas perikanan dan hasil peternakan direncanakan didistribusikan untuk memasok kebutuhan bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota maupun Kabupaten Bekasi.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, menyatakan bahwa optimalisasi lahan produktif menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan komitmen nyata Polri, khususnya Polda Metro Jaya, dalam mengoptimalkan lahan produktif guna menjaga stabilitas pangan,” ujar Komjen Pol Asep Edi Suheri di lokasi tambak.

Menurutnya, hasil panen sepenuhnya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat dirasakan langsung, terutama dalam pemenuhan gizi anak-anak dan masyarakat luas. Program ini juga diharapkan ikut mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan serta menekan angka risiko stunting.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Metro Jaya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta kelompok tani dan nelayan lokal Muara Gembong yang turut mengelola tambak tersebut.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan lahan produktif ini. Dengan pengelolaan berkelanjutan, kawasan tambak di Muara Gembong tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi bagi warga pesisir.

Polda Metro Jaya menegaskan program serupa akan terus dikembangkan di seluruh wilayah hukumnya. Lahan-lahan produktif akan dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ketersediaan pangan dan mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Panen raya 10 ton komoditas pangan dari Muara Gembong menjadi bukti nyata bahwa lahan produktif dapat diarahkan untuk menghasilkan pangan sekaligus menopang program pemenuhan gizi di wilayah Bekasi. (bobi)

Pos terkait