BEKASI, SWATANTRANEWS — PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Muara Tawar terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal yang bernilai ekonomi dan lingkungan. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan pemanfaatan limbah krustasea — khususnya limbah rajungan dan kerang — bekerja sama dengan Program Studi Kimia Universitas Pertamina, yang digelar di Kantor PLN Nusantara Power UP Muara Tawar, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Manager Operasi PLN Nusantara Power UP Muara Tawar, Donar Parluhutan, serta warga dari Desa Segarajaya dan Desa Pantai Makmur. Kedua desa tersebut memiliki potensi hasil laut yang melimpah, di mana pengolahan rajungan dan kerang selama ini menghasilkan limbah yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam pelatihan tersebut, warga mendapat pemahaman bahwa limbah hasil pengolahan laut tidak harus menjadi sisa yang terbuang. Melalui pengolahan yang tepat, limbah krustasea masih memiliki nilai guna dan berpotensi dikembangkan menjadi produk bermanfaat yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi dengan Program Studi Kimia Universitas Pertamina memperkuat kegiatan ini melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Peserta diberikan materi mengenai karakteristik limbah krustasea, kandungan yang dapat dimanfaatkan, serta berbagai alternatif pengolahannya. Materi diperdalam melalui praktik langsung agar warga memahami proses pemanfaatan secara nyata.
Bagi warga Desa Segarajaya dan Desa Pantai Makmur, kegiatan ini membuka wawasan baru tentang potensi lain dari aktivitas pengolahan hasil laut yang telah dilakukan selama ini. Limbah yang sebelumnya kurang mendapat perhatian kini diharapkan dapat diolah menjadi bahan bernilai guna sekaligus membuka peluang ekonomi tambahan.
Langkah ini sejalan dengan upaya PLN Nusantara Power UP Muara Tawar dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular di lingkungan masyarakat. Pemanfaatan kembali limbah tidak hanya membantu mengurangi dampak pencemaran lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah dari sumber daya yang tersedia di sekitar.
Melalui sinergi antara PLN Nusantara Power, Universitas Pertamina, dan masyarakat, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan inovasi pemanfaatan limbah hasil laut secara berkelanjutan. Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen PLN Nusantara Power UP Muara Tawar dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Bobi)







