Dimulai Sejak Kelas 6 SD, Anim Imamuddin Dorong Sosialisasi SPMB Kota Bekasi

Kota Bekasi, swatantranews- Anggota DPRD Kota Bekasi, Anim Imamuddin, menekankan pentingnya meningkatkan sosialisasi terkait sistem penerimaan murid baru (SPMB) di sekolah negeri.

Menurutnya, sosialisasi yang masif akan sangat membantu masyarakat dalam memahami mekanisme penerimaan dan menghitung peluang masuk sekolah negeri pada jalur yang tersedia.

Anim menjelaskan, saat ini Kota Bekasi sedang menjalankan pra pendaftaran SPMB. Oleh karena itu, upaya penyampaian informasi tentang sistem baru ini harus terus dilakukan hingga masa pendaftaran resmi dimulai, agar calon siswa dapat memilih sekolah sesuai dengan jalur yang ada.

Mengacu pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Anim menyebut banyak orangtua dan calon
siswa yang belum sepenuhnya memahami proses seleksi di tiap jalur. Ia sering menerima keluhan dari masyarakat yang anaknya berprestasi namun gagal diterima di sekolah negeri, hanya karena terhambat oleh sistem zonasi.

“Kadang ada yang bilang, ‘Pak, anak saya ranking satu, kenapa nggak diterima di negeri?’ Ya, karena dia
kalah di zonasi, bukan di jalur prestasi,” jelas Anim menirukan keluhan warga yang ditemuinya pada, Senin (26/5).

Karena itu, Anim menegaskan perlunya pemahaman yang lebih mendalam dari orangtua dan calon siswa dalam memilih jalur pendaftaran.

Menurutnya, banyak kasus di mana seharusnya siswa
mendaftar lewat jalur prestasi, tetapi malah terjebak di jalur zonasi.

Ia juga mendorong agar sosialisasi dilakukan secara menyeluruh sejak dini, bahkan mulai dari kelas 6 SD, bukan hanya menjelang pendaftaran.

Menurut Anim, saat ini durasi sosialisasi cenderung terlalu singkat, sehingga banyak informasi penting yang luput dari perhatian masyarakat.

(A.wahyu)
Adv/Humas setwan DPRD Kota Bekasi

Pos terkait

banner 728x250