BEKASI SWATANTRANEWS – Kepala Desa Muara Bakti, H. Asmawi, bersama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H. Ade Syukron, melakukan peninjauan langsung ke lokasi SD Negeri Muara Bakti 01. Kunjungan ini dilakukan menyusul batalnya rencana kunjungan Penjabat Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang sebelumnya dijadwalkan meninjau kondisi bangunan sekolah tersebut. Jum’at (8/5/2026).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten Daerah II Kabupaten Bekasi, guna melihat secara nyata kondisi fasilitas pendidikan yang menjadi perhatian warga setempat.
H. Asmawi menjelaskan, kehadiran para pejabat daerah tersebut merupakan inisiatifnya sendiri agar kondisi riil sekolah yang dinilai sudah sangat memprihatinkan bisa diketahui secara langsung oleh pemangku kebijakan.
“Minggu kemarin sebenarnya ada jadwal Pak Plt Bupati yang direncanakan hadir meninjau gedung ini, namun berhalangan sehingga batal. Oleh karena itu, saya mengajak Ketua DPRD dan Asda II untuk datang melihat langsung kondisi sekolah ini, agar gambaran riilnya bisa diketahui,” ujar H. Asmawi.
Setelah menelusuri setiap sudut bangunan, H. Ade Syukron menegaskan bahwa kondisi gedung sekolah tersebut memang sudah tidak layak dan memerlukan penanganan serius. Menurutnya, perbaikan ringan saja tidak akan cukup untuk menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar.
“Setelah kami lihat dan cek langsung, memang benar kondisi gedung sekolah ini sangat memprihatinkan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran. Namun perlu dipahami, kerusakan yang ada tidak bisa diselesaikan hanya dengan rehab ringan, melainkan harus dilakukan rehabilitasi total yang tentunya membutuhkan biaya cukup besar,” tegas H. Ade Syukron.
Selain meninjau bangunan, politisi tersebut juga menyempatkan diri memberikan pesan semangat kepada para siswa. Ia berharap keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan semangat belajar anak-anak, serta mengimbau agar senantiasa berhati-hati saat berada di lingkungan sekolah.
“Kepada siswa-siswi, saya berpesan agar tetap waspada dan tetap semangat dalam belajar, meskipun kondisi tempat belajar kita saat ini belum memadai,” pesannya.
Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi angin segar sekaligus perhatian penting bagi masyarakat Desa Muara Bakti. Warga kini menanti kepastian realisasi anggaran perbaikan, mengingat pendidikan dasar merupakan pondasi utama bagi generasi penerus, dan diharapkan siswa dapat segera belajar di tempat yang aman, layak, dan nyaman. (bobi)








