KARAWANG, SWATANTRANEWS — Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Hj. Sri Rahayu, bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang mendorong penguatan implementasi Pilkades berbasis digital melalui kegiatan pengawasan dan simulasi di Kecamatan Rawamerta, Senin (7/9/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan penerapan Pilkades digital berjalan transparan, akuntabel, serta didukung kesiapan teknis dan sumber daya manusia yang memadai.
Dalam pengawasan tersebut, perhatian diarahkan pada empat kecamatan — Rawamerta, Kutawaluya, Rengasdengklok, dan Majalaya — serta 11 desa, yaitu Sukapura, Mulyajaya, Sampalan, Sindangkarya, Kertasari, Amansari, Dukuh Karya, Kalangsari, Kalangsurya, Bengle, dan Ciranggon. Aspek yang diperiksa meliputi kesiapan perangkat dan jaringan, keamanan data, kemampuan operator, koordinasi antarinstansi, serta pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pemungutan suara digital.
Sri Rahayu menekankan bahwa digitalisasi Pilkades bukan sekadar perubahan dari kertas ke perangkat elektronik, melainkan harus menjamin kepercayaan masyarakat terhadap proses dan hasil pemilihan.
“Pilkades digital adalah keniscayaan untuk mewujudkan efisiensi anggaran, transparansi, serta meminimalisir celah kecurangan. Kami di Komisi I DPRD Jabar terus mendorong DPMD dan pemerintah kabupaten agar persiapan teknis di lapangan berjalan matang tanpa adanya kendala,” ucap Sri Rahayu.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa teknologi memang menjadi bagian penting, namun keberhasilan pelaksanaannya juga bergantung pada kesiapan jaringan, validitas data pemilih, kualitas sumber daya manusia, hingga sistem keamanan yang andal.
Kabupaten Karawang menjadi salah satu daerah dengan persiapan digital yang cukup besar. Pilkades dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026, diikuti sebanyak 67 desa di 25 kecamatan. Pemerintah daerah menyiapkan 438 TPS digital yang dilengkapi sistem keamanan terenkripsi.
“Kami mendorong pemerintah daerah tidak sekadar mengejar perubahan metode, tetapi benar-benar memastikan seluruh kesiapan telah matang sebelum masyarakat datang ke TPS,” tegas Sri Rahayu. (Gobank)







