Kab. Bekasi SwatantraNews-
Tokoh Masyarakat akan laporkan camat Muaragembong Dr. Sukarmawan M Pd. ke bupati Bekasi. Terkait aplikasi OpalPX yang diduga bodong. puluhan korban warga Muaragembong menuntut Sang Camat. uang ratusan juta ludes di telan aplikasi. Sejumlah media siap kawal.
Sangat menggiurkan ucapan sang camat saat mengrekrut para korban. Puluhan anggota terdiri dari staf desa. warga dan bawahannya. Iming-iming profil harian dalam skema Ponzi OpalPX beroperasi yang menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (Trading) hanya modal awal sebesar Rp 1.8 juta. Investor diiming-imingi sebesar 1 USD. (Sekitar 16.800) Per sesi. Dengan frekuensi dua kali dalam sehari. Peserta mendapatkan sebesar Rp 33.600. per hari,
Sangat tidak etis seorang camat mengajak warga berinvestasi yang menurut saya aplikasi OpalPX tersebut Bodong. Walau secara tidak langsung para korban memberikan uang sebesar 1.800 Rp ketangan beliau. Melainkan transaksi melalui tenaga honorer yang bertugas sebagai Satpol-PP anak buahnya sendiri.
Menurut saya anak buah dijadikan tumbal atau dikorbankan. demi menambah Poin-poin yang menjajakan dari aplikasi OpalPX tersebut ujar Basuni. dengan nada geram tokoh Masyarakat Muaragembong.

Lanjutkan Basuni. Peran camat seharusnya menjadi pembina dan pengawas desa. beri contoh yang baik dan bermanfaat buat masyarakat. bukan mengrekrut warga berinvestasi yang tidak jelas. Diakan gelar nya banyak Dr. M Pd. Juga. Ini malah menjerumuskan terlebih dimasa sulit situasi ekonomi.
“Saya sebagai tokoh Masyarakat tidak tinggal diam. akan melayangkan surat secara resmi ke bupati Bekasi tentang tindak tanduk camat yang sudah merugikan warga Muaragembong khususnya yang mencapai ratusan juta rupiah. Bila perlu ke Gubernur dan presiden sekalian, “ujarnya, Senin (02/03/26).
M Hasan Biasa disapa Hasan Batak. Media SwatantraNews. Siap kawal tokoh Masyarakat laporkan Camat Muaragembong Dr Sukarmawan M Pd. Ke-inspektorat dan Plt Bupati Bekasi Dr Asep Supria Atmaja.
“Saya sebagai sosial Control wajib membantu masyarakat melaporkan sang camat ke Bupati. Yang mana saat ini warga Muaragembong merasa dirugikan capai ratusan juta rupiah. adanya rekrutmen dari seorang camat berinvestasi trading diaplikasi menurut saya aplikasi tersebut Bodong. “pungkasnya,
( M Hasan 03/03/26 )








