SPPG Bahagia Babelan 10 Beroperasi di Ujung Harapan, Buka Lapangan Kerja dan Dorong Ekonomi Warga

BEKASI SWATANTRANEWS ~ Kehadiran Dapur Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) Bahagia Babelan 10 di lingkungan RT 04/RW 02 Kelurahan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, membawa harapan baru bagi masyarakat setempat. Beroperasinya dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini tidak hanya bertugas menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja bagi warga sekitar. Peresmian dan dimulainya kegiatan operasional dilakukan pada Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Lurah Bahagia, Khoirul Anwar, S.STP., M.SI., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berdirinya SPPG baru ini. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi angin segar bagi perekonomian warga karena menyerap tenaga kerja lokal. Minggu (26/4/2026)

“Kami menyambut baik berdirinya Dapur MBG ini. Hal yang paling menggembirakan adalah dibukanya lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Harapannya hal ini mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat secara signifikan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial di lingkungan kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lurah Khoirul Anwar juga menekankan pentingnya pengelolaan dapur yang memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Ia menyadari bahwa kegiatan pengolahan pangan kerap dikhawatirkan menimbulkan permasalahan lingkungan, terutama terkait pengelolaan limbah dan bau tidak sedap.

“Selama ini, keberadaan dapur pengolahan pangan sering dikaitkan dengan masalah limbah yang berpotensi menimbulkan keresahan warga. Namun Alhamdulillah, pengelolaan SPPG yang ada di wilayah Kelurahan Bahagia hingga saat ini masih berjalan baik dan aman. Belum ditemukan indikasi pencemaran lingkungan yang mengganggu kenyamanan warga,” jelasnya.

Dihadiri Berbagai Pihak Terkait

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh serta pemangku kebijakan, di antaranya Kepala SPPG Bahagia Babelan 10, Gantara Abi Mayu Lubis; Pembina Yayasan, Ustadz Musthoffa; Pendiri Dapur Merah Putih, Dana Vega Supriatna; Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi II Fraksi PKS, Dra. Hj. Ani Rukmini; Korcam SPPG Kecamatan Babelan, Rivaldi Simanjuntak; Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 04 Babelan, Kapten Inf Windiarto; serta Kepala Puskesmas Bahagia, dr. James Manik beserta jajaran stafnya.

Ani Rukmini: Jalin Komunikasi Baik dan Jaga Kualitas Layanan

Anggota DPRD Dra. Hj. Ani Rukmini dalam sambutannya menjelaskan mekanisme pelaksanaan program ini. Ia menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bersumber dari anggaran Pemerintah Pusat, sedangkan peran Pemerintah Daerah hingga tingkat Kelurahan lebih berfokus pada pengawasan dan pemantauan langsung di lapangan.

“Program ini dibiayai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Adapun tugas Pemerintah Daerah dan Kelurahan adalah mengawasi jalannya pelaksanaan agar tetap sesuai aturan, karena merekalah yang paling mengetahui kondisi wilayahnya,” jelasnya.

Politisi dari Fraksi PKS ini juga berpesan agar pengelola dapur senantiasa menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Ia mengingatkan agar setiap aduan yang masuk, baik disampaikan secara langsung maupun melalui pesan singkat WhatsApp, segera ditindaklanjuti. Hal ini dilakukan untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat mengganggu kelancaran program.

“Kunci keberhasilan ada pada komunikasi. Jika ada keluhan atau saran dari warga, tanggapi dengan baik dan segera selesaikan. Jangan sampai ada kesalahpahaman yang berujung pada penolakan masyarakat,” pesan Ani.

Ia juga menegaskan dua aspek utama yang harus dijaga ketat, yaitu kualitas pangan dan keamanan lingkungan. “Yang paling utama adalah memastikan tidak ada pencemaran lingkungan, tidak ada bau yang mengganggu kenyamanan warga, dan yang terpenting keamanan serta kandungan gizi makanan tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Terkait dampak sosial ekonomi, Ani Rukmini menilai keberadaan SPPG memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga. “Meskipun sifatnya sementara, pembukaan lapangan kerja di dapur ini jelas membantu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan pendapatan warga di sekitar,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong pengelola SPPG untuk menjalin kerja sama dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Koperasi setempat. Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian warga secara berkelanjutan.

“Saya berharap SPPG dapat membeli bahan baku dari pedagang dan pengusaha lokal. Kolaborasi seperti ini akan membuat ekonomi warga terus bergerak dan berkembang. Pada akhirnya, tujuan mulia program ini adalah agar seluruh penerima manfaat, baik balita, ibu hamil dan menyusui, warga lanjut usia, hingga para siswa sekolah dapat terjamin kesehatannya dan tercukupi kebutuhan gizinya dengan baik,” pungkasnya. (Sinta)

Pos terkait

banner 728x250