BEKASI SWATANTRANEWS – Keberadaan Yayasan Manba’ul Khoirot Bekasi yang berlokasi di Kampung Kebalen, RT 02/014, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Di bawah kepemimpinan tokoh agama setempat, H. Ahmad Marzuki Suhanda, yayasan ini hadir memberikan layanan pendidikan yang lengkap, mulai dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), TK/PAUD, Madrasah, hingga Pondok Pesantren.
Kehadiran lembaga pendidikan ini menjadi angin segar, terutama bagi masyarakat yang menginginkan putra-putrinya mendapatkan pendidikan agama yang baik namun dengan biaya yang sangat bersahabat. Hal ini diakui langsung oleh salah seorang wali santri, Hasanudin.
Menurut Hasanudin, keputusan menyekolahkan anaknya di yayasan tersebut didasari oleh beberapa pertimbangan utama. Selain tujuan utama agar anak dapat mendalami ilmu agama dengan baik, lokasi yang dekat dari rumah serta biaya yang sangat terjangkau menjadi faktor penentu.
“Dengan biaya yang sangat terjangkau setiap bulannya, anak saya bisa mondok dan menempuh ilmu agama dengan nyaman. Alhamdulillah, saya merasa sangat terbantu sekali dengan adanya yayasan ini,” ungkap Hasanudin, Senin (27/4/2026).
Peduli Sosial: Selalu Hadir Saat Warga Berduka, Tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, Yayasan Manba’ul Khoirot juga dikenal sangat aktif dan peduli terhadap kehidupan sosial masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian yang sangat diapresiasi warga adalah kehadiran para santri dan pengurus setiap kali ada warga sekitar yang meninggal dunia.
Ketua RT 02/014, Hendra, menuturkan bahwa kehadiran para santri untuk mendoakan almarhum atau almarhumah tanpa pamrih telah menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan tersebut.
“Ini mengingatkan kita seperti jaman dulu, di mana jika ada warga yang meninggal, kita semua datang bersama-sama untuk mendoakan. Para santri di sini selalu hadir dengan tulus ikhlas. Semoga keberadaan pesantren pimpinan Guru Ahmad Marzuki Suhanda ini dapat selalu bermanfaat dan menjadi berkah bagi warga sekitar,” jelas Hendra.
Komitmen Memberikan Akses Pendidikan bagi Seluruh Lapisan, Sementara itu, Pendiri Yayasan Manba’ul Khoirot Bekasi, H. Ahmad Marzuki Suhanda, menambahkan bahwa tujuan utama pendirian lembaga ini adalah murni untuk berbagi dan mengabdi. Ia ingin memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi agar tetap bisa mengenyam pendidikan agama yang layak dan berkualitas.
“Saya ingin anak-anak warga sekitar, meskipun ekonominya terbatas, tetap bisa sekolah dan mondok. Itulah tujuan utama kami mendirikan yayasan ini,” ujarnya.
Hingga saat ini, meskipun masih dalam tahap pengembangan dan keterbatasan fasilitas yang membuat pesantren baru dapat menampung sekitar 14 santri, semangat untuk terus melayani dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Dengan konsep pendidikan yang mengutamakan kualitas namun tetap menjaga keterjangkauan biaya, serta diiringi dengan kepedulian sosial yang tinggi, Yayasan Manba’ul Khoirot Bekasi menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keislaman dan kebersamaan dapat berjalan beriringan, memberikan manfaat besar bagi umat, khususnya warga Kebalen dan sekitarnya. (Bobi)








