Tarumajaya Jadi Raja Judo di POPDA XIII Kabupaten Bekasi Persaingan Sengit Antar Atlet Pelajar Warnai Pertandingan di Stadion Wibawa Mukti

CIKARANG SWATANTRANEW — Sorak dukungan dan semangat para atlet muda memenuhi Gedung Perbakin di Kompleks Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, saat cabang olahraga judo dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIII Kabupaten Bekasi 2026 resmi berakhir, Minggu (24/5/2026). Dari rangkaian pertandingan yang berlangsung sengit selama dua hari itu, Kecamatan Tarumajaya berhasil keluar sebagai juara umum.

Sejak hari pertama pertandingan dimulai pada 23 Mei, atmosfer kompetisi sudah terasa panas. Para atlet pelajar dari 13 kecamatan tampil membawa semangat dan ambisi besar untuk mengharumkan nama daerah masing-masing. Di atas tatami, mereka saling adu teknik, kecepatan, dan ketahanan mental demi memperebutkan medali.

Tarumajaya tampil sebagai kontingen paling konsisten sepanjang turnamen. Mereka sukses mengumpulkan lima medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Raihan tersebut cukup untuk menempatkan Tarumajaya di posisi teratas klasemen akhir sekaligus memastikan gelar juara umum cabang olahraga judo POPDA XIII Kabupaten Bekasi 2026.

Meski demikian, jalan menuju juara tidak berlangsung mudah. Kecamatan Cikarang Timur terus memberikan tekanan hingga pertandingan terakhir. Bahkan, Cikarang Timur menjadi kecamatan dengan jumlah medali terbanyak, yakni 11 medali. Namun, mereka harus puas berada di posisi kedua karena hanya mengoleksi empat emas, ditambah lima perak dan dua perunggu.

Sementara itu, Kecamatan Karang Bahagia tampil mengejutkan. Tanpa banyak sorotan sejak awal kompetisi, mereka justru mampu menembus posisi tiga besar dengan torehan empat emas dan dua perunggu. Penampilan atlet-atlet Karang Bahagia dinilai cukup efektif, terutama saat menghadapi partai-partai penentuan.

Pertandingan final menjadi salah satu momen paling menarik dalam kejuaraan ini. Beberapa laga berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Dukungan dari rekan satu tim, pelatih, hingga keluarga atlet membuat suasana arena semakin meriah. Tidak sedikit penonton yang berdiri dan bersorak saat atlet favorit mereka berhasil menjatuhkan lawan dengan teknik bersih.

Meski penuh persaingan, nilai sportivitas tetap terasa kuat di sepanjang pertandingan. Para atlet terlihat saling memberi hormat sebelum dan sesudah bertanding, mencerminkan filosofi utama olahraga judo yang menjunjung disiplin dan penghormatan terhadap lawan.

Tahun ini, cabang olahraga judo POPDA XIII mengusung slogan “Kuat, Disiplin, dan Berprestasi di Atas Tatami!”. Slogan tersebut terasa tepat menggambarkan perjuangan para atlet muda yang tidak hanya bertanding demi kemenangan, tetapi juga membawa semangat belajar dan pembentukan karakter.

Ajang POPDA sendiri menjadi salah satu sarana penting dalam mencari bibit atlet muda berbakat di Kabupaten Bekasi. Dari kompetisi tingkat pelajar seperti inilah atlet-atlet potensial mulai dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan yang lebih besar, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Menariknya, seluruh kecamatan peserta tahun ini berhasil membawa pulang medali. Hal itu menunjukkan bahwa pembinaan olahraga judo di Kabupaten Bekasi mulai berkembang secara merata dan tidak hanya didominasi wilayah tertentu saja.

Kesuksesan penyelenggaraan cabang olahraga judo POPDA XIII juga didukung berbagai pihak, di antaranya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Mitra Keluarga sebagai medical partner, serta Bekasi Today sebagai media partner.

Dengan berakhirnya kompetisi ini, harapan besar kini tertuju kepada para atlet muda berprestasi agar terus mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan. Keberhasilan Tarumajaya menjadi juara umum sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan disiplin, dan pembinaan yang konsisten mampu melahirkan prestasi membanggakan bagi daerah. [bisot]

Pos terkait