KARAWANG, SWATANTRANEWS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karawang bersama Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Karawang terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan mutu pendidikan nonformal. Hal ini diwujudkan melalui rapat rutin yang digelar di PKBM Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antar lembaga dalam mewujudkan layanan pendidikan kesetaraan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, Sutarman, menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan menyatukan langkah seluruh PKBM se-Kabupaten Karawang, terutama dalam persiapan pembinaan OPSP yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang serta rencana pemantauan langsung ke lapangan.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus PKBM se-Kabupaten Karawang yang telah hadir dalam kegiatan ini,” ujar Sutarman.
Ia menambahkan, rapat rutin bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan sarana menyamakan persepsi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi bersama atas berbagai tantangan yang dihadapi. “Dengan komunikasi yang baik, saya yakin seluruh PKBM di Kabupaten Karawang dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris FK PKBM Kabupaten Karawang, Edi, menjelaskan sejumlah poin penting yang dibahas sesuai edaran dari Dinas Pendidikan. Pertama, terkait sosialisasi penanganan anak tidak bersekolah. Seluruh PKBM memiliki kewajiban untuk menampung dan membimbing anak yang putus sekolah agar kembali mendapatkan hak pendidikan.
“Anak yang putus sekolah wajib kita rekrut masuk ke PKBM,” tegas Edi.
Poin kedua, terkait rencana kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah dalam rangka sosialisasi penerimaan siswa baru. Kerja sama ini juga bertujuan untuk mengembangkan kajian khusus guna peningkatan kualitas pengelolaan PKBM di Karawang.
Selanjutnya, dibahas pula penyesuaian jadwal Jambore Kesetaraan. Awalnya direncanakan pada bulan Agustus hingga September, namun diundur ke bulan Oktober karena berbarengan dengan jadwal Jambore tingkat provinsi. Adapun kontingen yang akan dikirim mewakili Kabupaten Karawang adalah pemenang juara umum pada tahun sebelumnya.
“Diharapkan ke depannya PKBM semakin menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat Karawang,” pungkasnya. (Gobank)






