KARAWANG, SWATANTRANEWS.COM — Polemik seputar dugaan pernyataan provokatif yang disampaikan H. Toha yang mengaku sebagai Ketua Ormas Masyarakat Asli Madura (MADAS) lewat video yang beredar di media sosial terus menuai kecaman. Sebanyak 26 ketua ormas se‑Kabupaten Karawang pun mengecam pernyataan tersebut, Minggu (8/11/2026).
Ketua GMPI (Gerakan Militansi Pejuang Indonesia) Kecamatan Pakisjaya, Marzukie, meminta seluruh jajarannya dan ormas lain di wilayah Pakisjaya untuk tetap menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
“Kami dari Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia sepakat menolak segala bentuk tindakan anarkis dan menyatakan siap menjaga ketertiban di Kabupaten Karawang serta keamanan bersama,” ujar Marzukie.
Ia juga mengajak seluruh elemen ormas di Kecamatan Pakisjaya agar tidak mudah terprovokasi narasi dugaan pernyataan H. Toha.
“Mari sama‑sama menjaga Kabupaten Karawang tetap aman, kondusif, dan damai,” ajak Marzukie. [Gobank]








