Cikarang Barat, Swatantranews.com
Kabupaten Bekasi, sebagai daerah Kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara. Menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar Kab. Bekasi untuk tinggal dan menetap di Kab. Bekasi.
Sebagai akibatnya, pertambahan penduduk menjadi sangat tinggi. Begitupun dengan volume kendaraan bermotor, baik roda dua, empat atau lebih semakin bertambah dan pemukiman penduduk semakin bertambah sehingga terjadi wilayah-wilayah padat penduduk.
Melihat topografi Kab. Bekasi yang semakin padat penduduk. Dinas Pemadam Kebaran berencana menambah pos-pos baru di beberapa lokasi. Seperti di Kecamatan Sukatani, Serang Baru dan sekitar area stadion Wibawa Mukti.
“Idealnya memang, satu kecamatan satu pos Damkar.” Ujar Hasan Basri, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kab. Bekasi di ruang kerjanya, kantor Damkar Kab. Bekasi, Cikarang Barat. Selasa (19/01).
Padatnya penduduk dan semakin ramainya kendaraan bermotor, menjadi salah satu faktor sangat pentingnya pos damkar baru. Guna menunjang efektifitas pelayanan kepada masyarakat.
Dimisalkan oleh Hasan Basri, terjadi kebakaran di Sukatani atau Cabang Bungin. Sementara Pos terdekat Damkar berada di Pilar, Cikarang Utara. Akan membutuhkan waktu yang lama bagi petugas damkar untuk mencapai lokasi. Karena jalan menuju Sukatani dari Pilar sudah sangat padat.
“Bisa-bisa, Petugas baru sampai lokasi, rumah yang terbakar sudah habis dilalap si jago merah.” Ujar Hasan Basri berseloroh.
Selain membangun Pos Damkar baru, Dinas Damkar juga bekerja sama dengan team pemadam kebakaran yang berada di Kawasan Industri maupun di kawasan perumahan dalam menanggulangi bencana kebakaran. Utamanya di lokasi bencana yang dekat lokasi pos damkar tersebut.
Pos – Pos Damkar milik daerah lain, seperti Kab. Karawang, Kab. Bogor, Kota Bekasi bahkan DKI Jakarta, kerap bekerja sama dengan Dinas Damkar Kab. Bekasi dalam menanggulangi bencana kebakaran.
(2HI)








