BEKASI Swatantranews || 19 FEBRUARI 2026 – Sejumlah warga Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menggelar protes terhadap proyek pipanisasi yang dikerjakan oleh PT Pertamina Gas bersama PT PP (Persero) Tbk. Warga menyatakan bahwa pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan informasi yang disampaikan dalam sosialisasi sebelumnya, karena pengerjaan telah merusak lahan sawah tanpa adanya koordinasi maupun komunikasi dengan pemilik lahan. Jum’at (20/2/2026)
Sebelumnya, dalam sosialisasi yang telah dilakukan, kedua perusahaan telah menyampaikan tiga komitmen utama, yaitu:
- Selama pelaksanaan pekerjaan akan senantiasa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
- Memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal untuk tenaga non-skill dan keamanan sesuai prosedur serta kualifikasi yang dibutuhkan.
- Bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas umum maupun milik masyarakat yang terbukti terdampak aktivitas pekerjaan, dengan mengganti sesuai peraturan yang berlaku.
Protes yang dilakukan warga menjadi sorotan karena dianggap sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap kesepakatan yang telah disepakati bersama. Pihak desa mengungkapkan harapan agar perusahaan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat dan menjalankan seluruh komitmen sesuai dengan hasil sosialisasi, sehingga tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan. (*/red/)






