Instanusantara Makassar Bedah Teknologi Vivo V70 Series sebagai Senjata Baru Fotografi Traveling

Instanusantara Makassar Bedah Teknologi Vivo V70 Series sebagai Senjata Baru Fotografi Traveling

MAKASSAR – Semangat kolaborasi antar komunitas kreatif kembali bergelora di jantung Kota Makassar. Pada Senin sore (16/3/2026), puluhan anggota komunitas fotografi dan penggiat wisata yang tergabung dalam Instanusantara Makassar berkumpul di VERDA Contemporary Cuisine untuk membedah potensi besar di balik peluncuran Vivo V70 Series. Acara bertajuk “V70 FE Traveling Photography” ini menjadi momentum penting bagi para fotografer lokal untuk membuktikan bahwa karya kelas dunia kini bisa lahir dari sebuah perangkat di dalam saku.

Instanusantara Makassar, yang dikenal sebagai salah satu motor penggerak literasi visual di Sulawesi Selatan, menjadikan agenda ini sebagai wadah “uji nyali” bagi teknologi terbaru Vivo. Di lokasi acara yang memiliki desain arsitektur teduh dan organik seluas 1800 meter persegi tersebut, para anggota komunitas tidak hanya datang sebagai tamu, melainkan sebagai praktisi yang haus akan inovasi teknik memotret terbaru.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Filosofi 3F: Membangun Karakter Foto Traveling

Ketua Instanusantara Makassar sekaligus pemateri utama, Shandi Hadi Saputra, menekankan bahwa alat hanyalah media, namun visi fotografer adalah kunci. Di hadapan para anggotanya, peraih penghargaan Vivo Imagine 2025 ini membedah konsep 3F: Frame, Focus, dan Feel. Menurut Shandi, seorang fotografer komunitas harus mampu menangkap esensi sebuah perjalanan melalui identitas lokasi yang kuat dan estetika yang bercerita.

“Traveling photography bukan sekadar mengambil gambar pemandangan. Ia adalah tentang bagaimana kita membingkai suasana (Good Vibes) agar orang yang melihat foto kita bisa merasakan emosi yang sama. Dengan Vivo V70 FE, batasan teknis seperti cuaca buruk atau pencahayaan yang sulit kini bisa diatasi dengan bantuan AI,” ujar Shandi di sela-sela masterclass.

Pernyataan Shandi merujuk pada fitur AI Travel Portrait yang menjadi primadona dalam diskusi tersebut. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan penyesuaian atmosfer foto secara cerdas, sebuah solusi praktis bagi para traveler yang seringkali tidak bisa memilih kondisi cuaca saat berada di lapangan.

Instanusantara Makassar Bedah Teknologi Vivo V70 Series sebagai Senjata Baru Fotografi Traveling
Pemenang Lomba Hunting Foto Vivo V70

Eksperimen Fitur di “Laboratorium” Verda

Sesi yang paling dinantikan adalah saat para peserta melakukan eksplorasi langsung di berbagai sudut VERDA Contemporary Cuisine. Area rooftop dan taman outdoor menjadi medan tempur bagi para anggota Instanusantara untuk menguji 200MP OIS Ultra-Clear Main Camera. Mereka mencoba menangkap detail arsitektur gedung hingga tekstur makanan dengan ketajaman yang luar biasa.

Dukungan Multifocal Portrait, terutama pada jarak fokus 85mm, menjadi perbincangan hangat. Para fotografer mengakui bahwa efek bokeh yang dihasilkan terasa sangat organik, mendekati kualitas lensa profesional dengan bukaan lebar. Selain itu, fitur AI Image Expander memicu decak kagum; kemampuan kecerdasan buatan dalam memperluas komposisi foto yang terpotong dianggap sebagai “penyelamat” bagi konten yang akan diunggah ke media sosial.

Tak hanya soal lensa, para anggota komunitas yang kerap melakukan hunting foto seharian penuh memberikan apresiasi tinggi pada 7000 mAh BlueVolt Battery. Dalam bodi yang relatif tipis (7.59 mm), kapasitas baterai ini dianggap sebagai standar baru bagi ponsel pintar para petualang yang enggan terbebani oleh power bank.

Solidaritas di Balik Lensa

Kegembiraan acara ini memuncak saat sesi hunting foto bersama yang penuh dengan canda tawa. Interaksi antar anggota yang selama ini mungkin lebih banyak berkomunikasi lewat layar smartphone, kini tumpah ruah dalam diskusi teknik secara langsung. Vivo V70 Series, dengan pilihan warna futuristik seperti Muse Purple dan Ocean Blue, tampak menghiasi tangan para peserta yang antusias membidik objek.

Workshop ini ditutup dengan pengumuman pemenang kompetisi foto instan yang dilakukan selama acara berlangsung. Ketegangan sempat menyelimuti ruangan sebelum akhirnya sorak sorai pecah saat nama-nama pemenang diumumkan. Namun, lebih dari sekadar hadiah, bagi Instanusantara Makassar, acara ini adalah bentuk penguatan solidaritas komunitas.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga api kreativitas teman-teman di Makassar. Kita belajar bersama, mencoba teknologi terbaru, dan pulang membawa perspektif baru,” tutup salah satu koordinator lapangan komunitas.

Acara yang berakhir pada pukul 19.00 WITA ini meninggalkan kesan mendalam: bahwa di tangan komunitas yang tepat, teknologi seperti Vivo V70 Series bukan sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen seni yang mampu merekam jejak perjalanan dengan lebih bermakna. [bisot]

Pos terkait