BEKASI, SWATANTRANEWS – Pengamat dari Lembaga Studi (LS) Vinus Bekasi Raya, Afief Ardhila, menanggapi wacana Presiden Prabowo yang akan mengacu pada kebijakan negara tetangga Thailand dengan memangkas hari kerja dari 5 hari menjadi 4 hari dalam seminggu, dengan 1 hari bekerja dari rumah. Kebijakan ini akan diberlakukan setelah Lebaran tahun ini guna menghemat anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat dampak perang Amerika-Israel dan Iran. Selasa, 24 Maret 2026
Bagi sektor pendidikan, kebijakan ini diperkirakan akan membawa kembali sistem belajar daring seperti masa pandemi Covid-19 tahun 2020-2022, meskipun saat ini tidak ada ancaman virus. Hal ini membuat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian khusus agar tetap berjalan optimal.
Untuk menjaga kelangsungan MBG, Afief mengusulkan pembagian makanan secara rapel selama 2 hari pada hari Kamis, untuk diberikan kepada siswa sebagai bekal untuk hari Jumat dan Sabtu. Menu yang disiapkan diusulkan berupa makanan kering agar lebih mudah disimpan dan dibawa pulang.
“Langkah ini efektif agar MBG tetap berjalan. Sehingga guru dan siswa di hari Jumat bisa fokus belajar daring tanpa harus ke sekolah hanya untuk mengambil menu MBG,” ujar Afief. (*/red/Afief)







