Dinna Rorensyah: Ingin BPD Jadi Jembatan Inovatif & Terpercaya, Usung Digitalisasi Aspirasi Warga

oplus_1026

BEKASI, SWATANTRANEWS – Dinna Rorensyah, calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kedung Pengawas periode 2026–2034 yang lolos seleksi administrasi, kini masuk dalam daftar calon nomor urut 1. Membawa semangat baru dan gagasan segar, ia siap melaju ke tahap selanjutnya dengan visi kuat untuk memajukan peran lembaga perwakilan masyarakat desa, pada Kamis (14/5/2026).

Sebagai perwakilan unsur keterwakilan perempuan, Dinna mengusung visi utama: “Menjadikan BPD sebagai jembatan yang inovatif dan terpercaya”. Menurutnya, BPD tidak hanya sekadar lembaga formal, melainkan harus menjadi penghubung yang andal, mudah dijangkau, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman demi kepentingan seluruh warga desa.

oplus_1026

Untuk mewujudkan visi tersebut, Dinna merumuskan tiga misi kerja unggulan yang praktis dan berorientasi hasil:

Pertama, Digitalisasi Aspirasi. Ia berencana memanfaatkan teknologi, media sosial, dan grup komunitas warga yang sudah ada sebagai sarana penampungan laporan, pengaduan, diskusi, dan penyampaian aspirasi. Langkah ini bertujuan agar suara warga diterima lebih cepat, tepat, dan tanpa hambatan jarak maupun waktu, sehingga tidak ada lagi usulan atau keluhan yang tertunda atau tidak tersampaikan.

Kedua, Musyawarah Berkualitas. Dinna bertekad menjadikan Musyawarah Desa (MusDes) sebagai ruang pengambilan keputusan yang terbuka, inklusif, dan bermutu. Ia akan melibatkan secara aktif tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, dan seluruh elemen desa, agar setiap keputusan benar-benar mencerminkan keinginan dan kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan segelintir pihak.

Ketiga, Disiplin Kerja. Fokus utamanya adalah peningkatan kinerja internal dan tata kelola BPD. Hal ini mencakup kedisiplinan kehadiran dalam setiap rapat dan kegiatan, serta kecepatan dan ketanggapan dalam memproses serta menyelesaikan setiap permasalahan atau usulan warga. Menurutnya, pelayanan cepat dan tanggung jawab tinggi adalah kunci kepercayaan masyarakat.

“Inovasi dan kepercayaan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Di era sekarang, cara kerja harus berubah menjadi lebih cerdas dan lebih cepat. Saya ingin BPD dipercaya karena kinerjanya, dan dekat dengan warga karena caranya yang inovatif dalam mendengar dan menyelesaikan masalah,” tegas Dinna.

Kini, Dinna siap bersaing secara sehat dan demokratis dalam tahapan selanjutnya, mulai dari pengundian nomor urut hingga masa pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 21 dan 23 Mei 2026 mendatang. Ia pun berharap mendapat dukungan dan kepercayaan dari seluruh warga Kedung Pengawas, agar gagasan kemajuan dan pelayanan prima ini dapat diwujudkan bersama demi desa yang lebih maju dan modern. (Bobi)

Pos terkait