KAB, BEKASI SWATANTRANEWS – Asosiasi Pedagang Pasar Cikarang (ASPEC memberikan sambutan positif dan dukungan penuh terhadap langkah Forum Masyarakat Bekasi yang mendorong program modernisasi pasar. Upaya ini dinilai sangat strategis sebagai bagian dari langkah mewujudkan visi besar “Bekasi Bangkit, Bekasi Maju, dan Bekasi Sejahtera”.
Ketua ASPEC, Bang Sulaiman Shakal, menilai bahwa modernisasi pasar tradisional bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk memperkuat kembali ekonomi kerakyatan serta meningkatkan daya saing para pedagang kecil di tengah derasnya perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen.
“Kami di ASPEC melihat pasar tradisional bukan hanya sekadar tempat jual beli barang, tetapi ini adalah denyut nadi ekonomi rakyat. Modernisasi yang kami harapkan adalah yang tertib, bersih, aman, dan tetap manusiawi. Kondisi seperti ini akan membuat pedagang merasa nyaman beraktivitas, pembeli betah berbelanja, dan pada akhirnya roda ekonomi di wilayah kita dapat kembali bergerak dengan cepat dan kuat,” ujar Bang Sulaiman saat dikonfirmasi, Selasa (27/5/2026).
Lebih lanjut, ASPEC menekankan pesan penting bahwa makna modernisasi tidak boleh berhenti hanya pada pembangunan fisik atau perbaikan bangunan semata. Aspek yang jauh lebih krusial dan harus menjadi perhatian utama adalah perbaikan sistem tata kelola pasar yang transparan, adil, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan pedagang kecil serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Oleh karena itu, pihaknya menyatakan kesiapan untuk bersinergi penuh dengan Forum Masyarakat Bekasi maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi. ASPEC siap terlibat aktif dalam melakukan sosialisasi, edukasi kepada para anggota, serta turut menjaga kondusivitas selama proses perencanaan hingga pelaksanaan program modernisasi berjalan.
“Kami siap bersinergi dengan Forum Masyarakat Bekasi dan Pemkab Bekasi untuk melakukan sosialisasi, edukasi, serta menjaga kondusivitas selama proses modernisasi berjalan. Tujuannya satu: agar pedagang kecil tetap bisa bertahan, berkembang, dan mencapai kesejahteraan yang layak dari hasil keringatnya sendiri,” tambahnya.
Menurut pandangan ASPEC, pasar yang bersih, tertata rapi, dan dikelola secara profesional akan menjadi wajah baru Kabupaten Bekasi yang maju, beradab, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern saat ini. Keberhasilan program besar ini, menurutnya, sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi antara pemerintah, elemen masyarakat, dan para pelaku usaha.
“Bekasi itu bisa bangkit kalau ekonominya hidup. Dan ekonomi itu hidup kalau pasarnya hidup. Mari kita kawal bersama-sama agar modernisasi pasar ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi rakyat kecil, bukan sebaliknya,” tutup Bang Sulaiman dengan penuh harap.
Di akhir pernyataannya, ASPEC mengajak seluruh elemen, mulai dari para pedagang, tokoh masyarakat, hingga pemerintah daerah, untuk saling menguatkan semangat gotong royong. Hal ini demi terwujudnya Kabupaten Bekasi yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga mandiri dan sejahtera bagi seluruh warganya. (Mahfud)







