Penantian Panjang Berakhir, Warga Kampung Tanah Baru Sambut Gembira Pengecoran Jalan RT 07/03

CIKARANG UTARA SWATANTRA ~ Setelah bertahun-tahun menanti, harapan warga Kampung Tanah Baru RT 07/03 akhirnya terwujud. Pekerjaan pengecoran jalan yang menjadi akses utama warga tersebut resmi dimulai, membawa angin segar bagi masyarakat yang selama ini merasakan dampak buruk akibat kondisi jalannya yang rusak parah.

Proyek perbaikan ini disambut dengan sukacita dan antusiasme tinggi oleh seluruh warga. Selama ini, kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki telah menjadi penghambat utama mobilitas warga, mengganggu jalannya aktivitas perekonomian sehari-hari, bahkan menyulitkan anak-anak saat berangkat dan pulang sekolah.

Mewakili warga, Tokoh Masyarakat Kampung Tanah Baru, Zaenal Abidin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah serta seluruh pihak yang telah memperhatikan dan mengakomodasi aspirasi yang selama ini disampaikan.

“Kami atas nama seluruh warga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang akhirnya mau mendengarkan aspirasi kami. Pengecoran jalan ini ibarat berkah yang sudah sangat lama kami nanti-nantikan kehadirannya,” ujar Zaenal saat meninjau langsung lokasi pengerjaan, Senin malam (1/6/2026).

Di sisi lain, Zaenal pun menegaskan harapan agar pelaksana proyek senantiasa mengutamakan kualitas di atas segalanya. Ia berpesan agar pembangunan dilakukan sesuai standar dan spesifikasi teknis yang berlaku, agar hasilnya dapat bertahan lama dan tidak mudah rusak.

“Kami sangat berharap pengerjaannya benar-benar sesuai standar yang ditetapkan. Jangan sampai hanya beberapa bulan dipakai, jalan ini sudah retak-retak atau rusak lagi. Kualitas harus tetap menjadi nomor satu demi manfaat jangka panjang bagi warga,” tegasnya.

Sebelum diperbaiki, warga kerap kesulitan luar biasa karena kondisi jalan yang sangat tergantung cuaca. Saat musim hujan, permukaannya dipenuhi lumpur licin yang kerap menyebabkan pengendara sepeda motor terpeleset dan jatuh. Sebaliknya saat kemarau tiba, debu tebal beterbangan kemana-mana hingga masuk ke dalam rumah warga dan mengganggu kesehatan pernapasan.

Zaenal pun mengimbau kepada seluruh warga agar turut bertanggung jawab menjaga dan merawat fasilitas umum ini nantinya setelah selesai dibangun. Salah satu langkah yang disarankan adalah bersama-sama membatasi lalu lintas kendaraan bertonase berat yang melintas, agar jalan tidak cepat rusak akibat beban berlebih.

Hingga berita ini diturunkan, proses pengecoran jalan masih berlangsung lancar. Bahkan sejumlah warga setempat dengan sukarela berinisiatif membantu mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi demi kelancaran dan keamanan proses pengerjaan. (Mahfud)

Pos terkait