Jakarta – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap beredarnya informasi palsu terkait pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bea Cukai Tahun 2026. Klarifikasi ini disampaikan setelah muncul sejumlah unggahan di media sosial yang mengklaim pendaftaran CPNS Bea Cukai telah dibuka untuk lulusan SMA/SMK, Diploma, hingga Sarjana.
Informasi tersebut ramai beredar melalui berbagai platform digital dan menarik perhatian banyak pencari kerja yang berharap dapat bergabung dengan instansi pemerintah. Dalam unggahan yang beredar, masyarakat diarahkan untuk mengakses tautan tertentu yang disebut sebagai laman pendaftaran resmi.
Namun, Bea Cukai memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan rekrutmen pegawai Bea Cukai untuk tahun anggaran 2026.
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menegaskan bahwa seluruh informasi terkait penerimaan pegawai di lingkungan Bea Cukai hanya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.
“Informasi mengenai pembukaan rekrutmen pegawai Bea Cukai Tahun 2026 yang beredar di sejumlah platform media sosial adalah tidak benar. Hingga saat ini, Bea Cukai belum merilis informasi resmi terkait penerimaan pegawai,” ujar Nirwala dalam keterangan resminya.
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah. Tidak sedikit pihak yang memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap seleksi CPNS untuk menyebarkan informasi menyesatkan demi memperoleh keuntungan pribadi.
Selain menyebarkan informasi palsu, pelaku penipuan sering kali mencantumkan tautan yang menyerupai situs resmi pemerintah. Tujuannya adalah mengarahkan calon korban untuk mengisi data pribadi, seperti nomor identitas, alamat, nomor telepon, hingga informasi lainnya yang dapat disalahgunakan.
Bea Cukai menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen aparatur sipil negara dilakukan secara transparan dan terbuka. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi yang berasal dari sumber tidak resmi atau akun media sosial yang tidak terverifikasi.
Untuk memperoleh informasi resmi terkait rekrutmen pegawai pemerintah, termasuk di lingkungan Kementerian Keuangan dan Bea Cukai, masyarakat dapat memantau dua kanal utama yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Portal Rekrutmen Kementerian Keuangan dan Portal SSCASN BKN. Kedua portal tersebut menjadi sumber informasi resmi mengenai pengumuman formasi, persyaratan, jadwal pendaftaran, hingga tahapan seleksi yang akan dilaksanakan apabila rekrutmen CPNS dibuka.
Selain itu, masyarakat juga disarankan mengikuti akun media sosial resmi Kementerian Keuangan dan Bea Cukai yang telah terverifikasi untuk mendapatkan informasi terkini secara langsung dari sumber terpercaya.
Nirwala menjelaskan bahwa penyebaran hoaks rekrutmen tidak hanya berpotensi merugikan masyarakat secara materiil, tetapi juga dapat menimbulkan risiko keamanan data pribadi. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk tidak sembarangan memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.
“Apabila menemukan informasi yang meragukan, lakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarluaskannya,” ujarnya.
Fenomena hoaks rekrutmen CPNS hampir selalu muncul setiap tahun, terutama ketika antusiasme masyarakat terhadap lowongan kerja di sektor pemerintahan meningkat. Situasi tersebut sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu yang terlihat meyakinkan.
Karena itu, literasi digital menjadi salah satu kunci penting dalam melindungi masyarakat dari berbagai bentuk penipuan daring. Kemampuan untuk memeriksa sumber informasi, mengenali situs resmi, dan memverifikasi kebenaran suatu informasi dinilai semakin penting di era digital saat ini.
Bea Cukai juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus rantai penyebaran hoaks dengan tidak langsung membagikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Sikap kritis dan kehati-hatian dalam menerima informasi dapat membantu melindungi diri sendiri maupun orang lain dari potensi kerugian.
Dengan adanya klarifikasi ini, Bea Cukai berharap masyarakat hanya mengacu pada sumber resmi pemerintah untuk memperoleh informasi mengenai rekrutmen CPNS. Apabila pembukaan rekrutmen pegawai Bea Cukai Tahun 2026 telah ditetapkan, pengumuman akan disampaikan secara resmi melalui Portal Rekrutmen Kementerian Keuangan, Portal SSCASN BKN, serta kanal komunikasi resmi pemerintah lainnya.
Untuk informasi resmi, masyarakat dapat memantau:








