4120 Siswa mendapat santunan dalam program Bekasi Cerdas

Kabupaten Bekasi, Swatantranews.com

Dalam rangka menyambut tahun baru Islam, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Bekasi memberikan santunan kepada 4120 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 23 Kecamatan dalam wilayah Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dalam Program Bekasi Cerdas.

Giat yang dilaksanakan di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, dihadiri oleh Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin, jajaran Kepala Dinas dan Camat se-Kabupaten Bekasi, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H. Syukron Hanas, unsur Forkopimda dan tokoh masysarakat Kabupaten Bekasi, seperti H. Apuk Idris, H. Damin Sada dan H. Muhammad Amin Fauzi. Rabu (24/06)

Kepada Awak media, Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja mengungkapkan bahwa acara menyambut tahun baru Islam senantiasa dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

“Uang santunan berasal dari potongan gaji para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bekasi yang dikumpulkan Baznas setiap bulannya.” Ungkap Plt. Bupati Bekasi.

Dipaparkan oleh dr. Asep Surya Atmaja, Plt Bupati Bekasi besaran sumbangan untuk siswa SD sebesar lima ratus ribu rupiah sedangkan untuk siswa SMP sebesar tujuh ratus ribu rupiah.

Selain itu, setiap menjelang hari raya Iedul Fitri, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi senantiasa mengajak anak yatim untuk berbelanja kebutuhan lebaran.

“Insya Allah, tahun depan lebih banyak lagi anak yatim kita ajak berbelanja di mal.” Pungkas dr. Asep Surya Atmaja.

Masih di tempat sama, ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Amin, mengungkapkan bahwa Program Bekasi Cerdas adalah salah satu program yang ada di baznas dalam upaya membantu anak yatim dan fakir miskin untuk tetap bersekolah.

“Program Bea Siswa untuk jenjang Pendidikan Tinggi juga sudah dinikmati oleh 100 orang lebih masyarakat Kabupaten Bekasi dari berbagai perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta.” Ujar H. Amin.

Pos terkait