SAMARINDA, SWATANTRANEWS – Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) DPC Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader-kader mahasiswa hukum yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan melalui penyelenggaraan Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA). Kegiatan yang berlangsung di Aula Disporapar Kota Samarinda pada Minggu (2/8/2026) ini menjadi momentum awal pembentukan karakter dan kapasitas intelektual calon anggota PERMAHI.
Pada sesi pembekalan, panitia menghadirkan *Dr. (c) Agus Amri, S.H., M.H., C.L.A.,,* Ketua DPC PERADI SAI Balikpapan, sebagai pemateri dengan tema “Politik Hukum”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa politik hukum merupakan arah kebijakan negara dalam membentuk, menerapkan, dan mengembangkan sistem hukum sebagai instrumen untuk mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, *Dr. (c) Agus Amri* menekankan bahwa mahasiswa hukum tidak hanya dituntut menguasai norma dan peraturan perundang-undangan, tetapi juga harus mampu memahami keterkaitan antara hukum, politik, dan kebijakan publik. Dengan kemampuan berpikir kritis tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan (agent of change), agen kontrol sosial (social control), sekaligus insan akademis yang berkontribusi dalam pembangunan hukum nasional.
Ketua Panitia MAPERCA menyampaikan bahwa pembekalan mengenai politik hukum menjadi salah satu materi strategis untuk membangun fondasi berpikir calon anggota PERMAHI sejak dini. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk memiliki perspektif yang komprehensif terhadap proses pembentukan peraturan perundang-undangan serta dinamika kebijakan publik yang berkembang di Indonesia.
Kegiatan MAPERCA diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi mahasiswa hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta komitmen dalam mengawal tegaknya supremasi hukum dan nilai-nilai keadilan di Indonesia. (bisot)







