Soal Patok Beton di Permukiman Warga, Kades PHJ: “Tidak Ada Sosialisasi Kepada Pemdes”

KAB BEKASI SWATANTRANEWS ~ Ratusan patok beton yang berdiri tegak di permukiman warga di lima kampung, tepatnya di Dusun II Desa Pantai Harapanjaya (PHJ), Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, hingga kini masih menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat terkait peruntukan atau program pemerintah yang mendasarinya. Hal ini disampaikan pada Senin (6/4/2026).

Ratusan patok beton yang bermerek “KKP” tersebut telah menjadi sorotan masyarakat di lima kampung di Dusun II Desa Pantai Harapanjaya. Persoalan utama terletak pada fakta bahwa patok-patok ini berdiri di lahan permukiman tanpa adanya sosialisasi atau penjelasan terlebih dahulu kepada warga maupun pemerintah desa (Pemdes) setempat.

Mahir Nurmawan, Kepala Desa Pantai Harapanjaya, menyatakan bahwa selama kegiatan pemasangan patok beton, baik di lahan kosong maupun di permukiman warga yang dikabarkan sudah berlangsung hampir dua bulan, pihak pemerintah desa sama sekali tidak mengetahui karena tidak ada sosialisasi dari pihak pelaksana.

“Saya juga tahunya dari ketua RT, RW, dan Kepala Dusun. Masyarakat bertanya-tanya itu wajar karena patok tersebut ada di lahan mereka, meskipun lahan tersebut berstatus garapan. Apalagi patok tersebut bermerek KKP. Terkait peruntukan maupun programnya, saya juga belum jelas,” tegas Mahir Nurmawan.

Untuk mendapatkan kejelasan, Mahir Nurmawan berencana akan mengundang pihak pelaksana lapangan kegiatan pematokan ke desa. Ia juga akan melibatkan masyarakat yang lahannya terkena koordinat patok tersebut agar mereka mendapatkan penjelasan langsung.

“Saya akan undang pihak pelaksana lapangan kegiatan pematokan ke desa dan juga masyarakat yang lahannya terkena koordinat, biar masyarakat menjadi jelas peruntukan atau programnya,” pungkasnya. (M. Hasan)

Pos terkait

banner 728x250