Jumat Berkah Tanpa Henti, Kapolres Karawang Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat

KARAWANG, SWATANTRANEWS – Usai melaksanakan Salat Jumat, suasana di sekitar Masjid Agung Karawang dan Jalan Tuparev terlihat ramai. Ratusan warga, mulai dari pekerja harian, pedagang kecil, hingga warga yang penghasilannya tidak menentu setiap hari, berkumpul menanti kehadiran rangkaian kegiatan berbagi.

Di tengah keramaian itu, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah bersama jajaran pejabat utama Polres Karawang serta Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian hadir bukan untuk melaksanakan tugas operasi atau kegiatan seremonial, melainkan untuk menyalurkan bantuan melalui program Jumat Berkah, Jumat (12/6/2026).

Sebanyak 150 kotak nasi dibagikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan. Lebih dari sekadar asupan makanan, bantuan ini menjadi wujud perhatian dan kepedulian, sekaligus pesan bahwa aparat negara senantiasa hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat.

“Bagi sebagian orang, satu kotak nasi mungkin terasa sederhana. Namun bagi mereka yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, bantuan ini memiliki makna yang sangat besar,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk nyata pengabdian Polri. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri tidak hanya hadir saat ada masalah atau penegakan hukum. Kami ingin hadir dalam kebersamaan, berbagi kebahagiaan, dan membantu sesama. Ini bagian dari upaya mendekatkan diri serta memperkuat nilai kemanusiaan dalam setiap tugas kami,” tegasnya.

Bagi Nani dan warga lainnya, kehadiran tim Polres Karawang setiap Jumat telah menjadi momen yang dinanti-nantikan.

“Kami selalu menunggu setelah salat Jumat. Alhamdulillah, hampir setiap minggu Bapak-bapak dari Polres datang berbagi. Bukan hanya makanannya, tapi kami merasa diperhatikan dan dihargai. Semoga mereka selalu sehat dan diberikan keberkahan,” ucapnya dengan rasa haru.

AKBP Fiki menambahkan, di tengah kesibukan banyak orang yang berlalu tanpa menyadari kesulitan di sekitar, Polres Karawang memilih untuk berhenti, menyapa, dan berbagi. “Langkah ini mungkin tidak mengubah dunia secara instan, tapi mampu menghadirkan senyum dan harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya. (Gobank)

Pos terkait