CIKARANG UTARA, SWATANTRANEWS.COM — Langkah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Emplasemen Selatan Pasar Baru Cikarang sedang berjalan. Kegiatan ini dilakukan bersama oleh Asosiasi Pedagang Pasar Cikarang (ASPEC) dan UPTD Pasar Baru Cikarang, dengan pembongkaran struktur sementara sebagai tahap awal sebelum pemasangan awning seragam bagi para pedagang.
Ketua ASPEC, Sulaiman, menyampaikan bahwa penataan ini telah melalui proses sosialisasi dan mendapat dukungan penuh dari para pedagang PKL.
“Alhamdulillah sosialisasi sudah kita lakukan bersama UPTD Pasar Baru Cikarang. Para pedagang PKL di Emplasemen Selatan paham dan mendukung, demi kebaikan semua pihak,” ujar Sulaiman saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (30/10/2026).
Alasan Keselamatan Menjadi Prioritas
Dalam penataan ini, para pedagang yang semula berjualan di badan jalan parkir Emplasemen Selatan akan dipindahkan ke area bibir pasar agar akses kendaraan tetap lancar. Langkah ini diambil terutama demi alasan keselamatan, mengingat kejadian kebakaran yang baru saja terjadi di Lobi Timur Pasar Baru Cikarang, di mana akses kendaraan pemadam sempat terhambat.
“Selama ini akses kendaraan Pemadam Kebakaran tersumbat oleh lapak PKL di badan parkiran. Kalau terjadi kebakaran, Damkar harus cepat masuk. Kalau tersumbat, yang rugi kita semua. Jadi penataan ini untuk kebaikan bersama,” jelas Sulaiman.
Selain aspek keselamatan, penataan ini juga merespons keinginan para pedagang agar lingkungan pasar menjadi lebih rapi, nyaman, dan aman.
“Ini keinginan pedagang sendiri, bukan paksaan. Pedagang ingin Pasar Baru Cikarang maju, rapi, pengunjung nyaman, dan dagangan semakin laris,” tambahnya.
Gratis Tanpa Biaya, Waspadai Oknum Pungli
Sulaiman menegaskan hal yang paling penting: seluruh proses penataan ini GRATIS, tidak dipungut biaya sepeser pun kepada pedagang.
“Saya tegaskan, penataan di Emplasemen Selatan ini GRATIS! Tidak ada biaya pembongkaran, tidak ada biaya awning. Semua sudah diupayakan ASPEC bersama UPTD. Pedagang tinggal menempati lapak yang sudah ditata rapi dan berjualan,” tegasnya.
Ia juga memperingatkan agar pedagang waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan penataan ini dan meminta uang. “Kalau ada yang minta-minta uang, itu bukan dari ASPEC maupun UPTD. Langsung laporkan ke kami,” imbau Sulaiman.
Terakhir, Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Tim TP4 ASPEC yang telah bekerja melakukan pendataan, sosialisasi, dan koordinasi sehingga penataan ini dapat berjalan lancar.
Semoga dengan penataan ini, lingkungan Pasar Baru Cikarang semakin rapi, aman, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh pedagang. (Mhpd)








