Srog Leos, Proyek Jalan Pantai Bakti Paket Dua Amburadul, Warga: Pengawas Konsultan Terkesan Tutup Mata..!

Kab.Bekasi- swatantranews, Parah,,, Proyek Lanjutan Jalan Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi. Dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi. Di keluhkan warga lantaran dalam pelaksanan gelar Lapisan Pondasi (Agregat B). diduga dikerjakan asal-asalan pakai batu Cadas alias tidak sesuai spesifikasi.

” Ini dasar nya pakai Batu Cadas campur tanah makanya berlumpur. Base Course nya cuma asal ada, udah saya kasih tahu membangun jangan cuma asal-asalan ini lingkungan saya, ini anggaran nya cukup besar Ratusan juta bahkan hampir mencapai 1 Miliar Bang mau dikemanakan itu uang, menurut saya ini pekerjaan nggak sesuai, ” ucap SP  Warga desa Pantai Bakti Kp Jogol kepada awak media, Minggu 14/07/24.

Lebih lanjut dirinya membeberkan, saat hujan jalan tersebut becek dan berlumpur. akibatnya para pengguna jalan merasa kesulitan untuk melintas dikarenakan licin.

” Kemarin lagi hujan ini jalan becek banyak lumpurnya motor aja mau jalan susah, saya kan tahu bagaimana Batu Kapur dan Batu Cadas. ” Tandas dengan nada kecewa.

Masih di tempat yang sama ungkapkan kekecewaan pun dikatakan oleh (HB) warga Kecamatan Muaragembong. Ia menilai Proyek Lanjutan Jln Pantai Bakti. Yang menggunakan sumber dana APBD TA 2024. Dengan nilai kontrak Rp.993.976.970,00. Pelaksana CV. Warren Buana. Sudah menyimpang saya menduga tidak sesuai spesifikasi.

“Terlihat soal pemadatan, Wales atau alat pemadat nya itu tidak sesuai, karena kecil yang seharusnya 12 ton atau maksimal 8 ton yang di pakai 4 ton, ” ungkapnya.

Kembali (HB) mengatakan. Dalam hal tersebut dia menduga Kontraktor sudah menyimpang atau tidak sesuai dalam pelaksanaan. (HB) berharap konsultan pengawas turun kelokasi Proyek Lanjutan Jln Pantai Bakti. Jangan asal datang ada diwarung kopi Srog Leos langsung pergi, beri arahan kepada Kontraktor yang sudah saya anggap nakal. supaya dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

” Kami menduga pemborong sudah menyimpang, diduga dalam tahap pekerjaan nya asal-asalan tidak sesuai. harapan kami pengawas konsultan jangan tutup mata  saya menduga Mereka ada main dengan oknum kontraktor tersebut. Kok mengapa saya mengatakan demikian seolah-olah Pengawas dan Konsultan sengaja membiarkan pelaksana Cv Warren Buana berbuat curang dalam tahap pelaksanaan,

Harapan kami untuk LPB menurut saya harus diganti, kalau memang di RAB memakai Batu Kapur harus pakai Batu Kapur, kalau memang memakai Base Course ya harus memakai Base Course, jangan seperti ini memakai Abu Batu, benar itu kita lihat bersama siapapun itu batu Base Cours. Tapi bukan ukuran untuk peningkatan jalan. karena ini peningkatan jalan. bukan jalan lingkungan jaling. ” Pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan. Pengawas Lapangan dan Konsultan Belum dapat dikonfirmasi

(*/M.Hasan Batak)

Pos terkait

banner 728x250