Ricuh Parkir Pasar Baru Cikarang: Diduga Oknum Berseragam LSM Trinusa Bawa Clurit Masuk Kampung Kongsi, Warga Minta APH Bertindak Tegas

Oplus_131072

CIKARANG UTARA, SWATRANEWS — Kericuhan kembali pecah di kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Pasar Baru Cikarang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu dini hari (28/10/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden ini diduga dipicu sengketa pengelolaan parkiran yang berulang kali terjadi di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan awal bermula di area parkiran depan pasar. Namun suasana semakin memanas dan berlanjut hingga ke kawasan pemukiman warga Kampung Kongsi, RW 08, Desa Cikarang Kota.

“Kami melihat sekelompok orang yang diduga mengatasnamakan LSM Trinusa menyusuri jalan masuk ke dalam kampung sambil membawa senjata tajam jenis clurit. Para pelaku terlihat mengenakan seragam dengan atribut LSM Trinusa. Kejadian itu sekitar pukul 06.00 pagi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kedatangan sekelompok orang berseragam yang membawa senjata tajam ke dalam lingkungan pemukiman warga ini menimbulkan ketakutan dan kecemasan mendalam di kalangan warga Kampung Kongsi.

Keprihatinan dan tuntutan tegas disampaikan warga kepada aparat penegak hukum.

“Kami warga Kampung Kongsi RW 08 memohon kepada Aparat Penegak Hukum untuk segera bertindak tegas. Jangan sampai hal ini dibiarkan begitu saja. Membawa clurit masuk ke lingkungan warga sudah sangat berlebihan, kami merasa tidak aman dan ketakutan,” tegas warga lainnya.

Warga berharap Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi segera menurunkan tim penyelidik ke lokasi, mengamankan situasi, serta mengusut tuntas siapa pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini agar tidak terjadi kericuhan susulan yang lebih besar.

Perlu diketahui, persoalan sengketa pengelolaan parkir di depan Pasar Baru Cikarang memang telah berulang kali memicu konflik antar kelompok di lokasi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik dari pihak LSM Trinusa maupun dari pihak kepolisian terkait peristiwa ini. (Didi)

Pos terkait