Makassar, 13 Maret — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) ketika kegiatan berbagi tali asih digelar. Melalui kolaborasi bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bea Cukai Sulbagsel, kegiatan ini menjadi momen sederhana namun bermakna untuk menebarkan kepedulian kepada sesama.
Kegiatan sosial tersebut menyasar para Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung operasional di lingkungan Kanwil Bea Cukai Sulbagsel. Meski tidak berstatus sebagai pegawai negeri, para PPNPN memiliki peran signifikan dalam menunjang kelancaran berbagai aktivitas pelayanan dan administrasi di kantor.
Melalui kegiatan berbagi tali asih ini, Bea Cukai Sulbagsel ingin menunjukkan bahwa setiap individu di lingkungan kerja memiliki nilai dan kontribusi yang sama pentingnya. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan para PPNPN.
Tidak hanya berfokus pada lingkungan internal, semangat kepedulian juga diperluas kepada masyarakat sekitar. Pada kesempatan yang sama, Kanwil Bea Cukai Sulbagsel bersama DWP menyalurkan bantuan tali asih kepada Panti Asuhan Al Bahri yang berlokasi di Jalan Tidung 10, Jalan Setapak 8, Kelurahan Mappala, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Kunjungan ke panti asuhan tersebut menjadi momen yang penuh kehangatan. Anak-anak panti menyambut kedatangan rombongan dengan senyum ceria, menciptakan suasana yang sarat dengan rasa kekeluargaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penghuni panti sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka.
Bagi Bea Cukai Sulbagsel, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas sebagai institusi pemerintah di bidang kepabeanan dan cukai, tetapi juga turut berperan aktif dalam membangun kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulbagsel, Martha Octavia, S.E., M.M., M.For.Accy. menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan pengingat akan pentingnya nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga langkah kecil ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan serta mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Martha, semangat berbagi tidak selalu harus diwujudkan dalam hal besar. Hal-hal sederhana yang dilakukan dengan tulus dapat memberikan dampak positif yang luas bagi orang lain. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari budaya organisasi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antara pegawai, organisasi pendamping, serta masyarakat sekitar. Dengan adanya interaksi yang hangat dan penuh kepedulian, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis antara instansi pemerintah dan masyarakat.
Melalui kegiatan berbagi tali asih ini, Bea Cukai Sulbagsel dan Dharma Wanita Persatuan berharap dapat menanamkan nilai kepedulian sosial yang lebih luas. Semangat berbagi diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi juga dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus menebarkan kebaikan.
Ke depan, Bea Cukai Sulbagsel berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Bea Cukai tidak hanya dirasakan dalam pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Makassar. [bisot]







