Inilah Pesan KDM Kepada Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2025-2030, dr. Asep Surya Atmaja

 

 

Bacaan Lainnya
banner 728x250
dr. Asep Surya Atmaja, Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2025-2030

Bandung, Swatantranews.com

dr. Asep Surya Atmaja resmi menjadi Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2025 – 2030 setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di aula Bale Gede gedung Pakuan Kota Bandung. Jum’at (23/10).

Dalam kata sambutannya, Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrab Gubernur Jawa Barat. Memberikan pesan kepada dr. Asep untuk bersikap tegas dan memiliki nyali dalam mempimpin pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Dikatakan oleh KDM, penduduk Bekasi merupakan miniatur dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai suku bangsa banyak menetap di Bekasi. Bahkan banyak penduduk Bekasi merupakan topologi dari masyarakat yang kalah bersaing.

“Tanahnya digusur untuk pembangunan. Uang gusurannya untuk menikah lagi atau di jadikan rumah kontrakan. Yang akhirnya rumah kontrakannya bangkrut dab terjual kembali.” Ungkap KDM.

Dengan keadaan seperti itu, KDM mengingatkan kepada Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja untuk memiliki nyali dan mampu bersikap tegas. Jika sudah membuat kebijakan atau keputusan, harus jalan terus.

Selain mempersiapkan mental Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan, KDM juga berpesan kepada Bupati Bekasi untuk tidak terjun ke dunia bisnis. Bisnis limbah atau titipan-titipan untuk mendapatkan pekerjaan proyek dari pemda. Dengan melakukan lelang pekerjaan secara profesional agar mendapatkan kontraktor yang profesional.

“Kalau kita bener, buat apa takut dengan ancaman-ancaman.” Tegas KDM.

Lebih lanjut KDM berpesan untuk memberikan target kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah. Dengan membuat pakta integritas. Apabila target tidak terpenuhi, tunjangan di potong.

Untuk Tata Ruang, KDM berjanji pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dalam menata kembali tata ruangnya.

“Persawahan, rawa-rawa juga harus tetap ada. Bagaimana mau buat gabus pucung kalo rawanya sudah tidak ada.” Seloroh KDM.

Pembangunan dititik beratkan pada infrastruktur, pendidikan dan kesehatan dan penyerapan tenaga kerja.

Agar nanti di tahun 2027, infrastruktur tidak ada lagi jalan yang bolong-bolong. Tidak ada lagi sekolah SD maupun SMP yang jelek dan pelayanan kesehatan yang menyeluruh, bukan hanya untuk orang kaya, tetapi juga untuk masyarakat yang tidak mampu.

“Bila perlu, dr. Asep merekrut dokter dengan tenaga kontrak untuk melayani masyarakat kurang mampu.” Saran KDM.

“Membuat rujukan, sudah biasa. Menjemput pasien dengan ambulance sudah biasa. Tetapi memiliki dokter yang khusus menangani orang kurang mampu ke rumah-rumahnya, itu baru luar biasa.” Tutur KDM.

Pos terkait