Bea Cukai Sulbagsel Bantu UMKM Maros Jualan Sampai Luar Negeri

Sinergi Kuat Bea Cukai Sulbagsel dan Kemenkeu dalam Pasar Rakyat UMi Maros

Sinergi Kuat Bea Cukai Sulbagsel dan Kemenkeu dalam Pasar Rakyat UMi Maros

Maros, Sulawesi Selatan – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serius membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar cepat pulih dan makin maju. Bentuk keseriusan ini ditunjukkan lewat kerja sama yang mereka sebut Kemenkeu One di daerah.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Contoh nyatanya terlihat saat Kantor Bea Cukai Makassar dan Sekitarnya, yang dikenal sebagai Bea Cukai Sulbagsel, ikut serta dalam acara Pasar Rakyat UMi (Usaha Mikro). Acara ini diadakan oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kemenkeu di Lapangan Pallantikang, Maros, pada tanggal 21 sampai 23 November 2025.

Kemenkeu One adalah cara Kemenkeu agar semua unit kerjanya di daerah, seperti Bea Cukai dan PIP, bekerja bareng untuk melayani masyarakat dan pengusaha. Tujuannya jelas: UMKM, terutama yang masih sangat kecil (ultra mikro), bisa dapat pinjaman modal, pelatihan, dan yang paling penting, tahu cara ekspor (jualan ke luar negeri).

Bea Cukai Sulbagsel Ajarkan Cara Ekspor

Di acara tersebut, Bea Cukai Sulbagsel punya peran penting sebagai “fasilitator dagang”. Mereka hadir untuk menghilangkan kebingungan UMKM tentang aturan ekspor yang sering dianggap rumit.

Petugas dari Bea Cukai Sulbagsel membuka meja konsultasi. Mereka tidak hanya menjelaskan aturan dasar ekspor, tetapi juga fokus memberi pendampingan praktis. Salah satu yang paling ditekankan adalah fasilitas bernama KITE IKM (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil Menengah).

Fasilitas KITE IKM ini seperti hadiah dari pemerintah. UMKM yang mau ekspor, bisa mengimpor bahan baku atau mesin tanpa perlu membayar Bea Masuk dan PPN. Ini artinya biaya produksi mereka bisa ditekan, jadi harga jual produk Maros bisa bersaing dengan produk dari negara lain.

“Dengan hadirnya Bea Cukai Sulbagsel di sini, kami memastikan para pengusaha kecil mendapat info yang benar dan pendampingan terus menerus. Ini adalah bukti bahwa Kemenkeu One bekerja nyata membantu UMKM lokal jadi eksportir yang hebat,” jelas salah satu perwakilan Bea Cukai Sulbagsel.

Bea Cukai Sulbagsel Dorong UMKM Maros Tembus Pasar Ekspor

Pemerintah Daerah dan Pusat Kompak

Pasar Rakyat UMi ini sukses karena ada kerja sama yang erat antara Kemenkeu dan Pemerintah Kabupaten Maros. Bupati Maros menyampaikan terima kasih karena Maros dipilih jadi lokasi acara. Menurutnya, kegiatan ini adalah bagian dari program pembinaan yang utuh untuk memajukan UMKM lokal.

“Kami bangga Maros dipercaya jadi tuan rumah. Ini hasil kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah pusat (lewat PIP dan Bea Cukai Sulbagsel dari Kemenkeu One) dengan pemerintah daerah. Intinya, kita mau UMKM kita makin maju dan bisa bersaing secara global,” kata Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa UMKM adalah “tulang punggung” ekonomi Maros. Dengan adanya bantuan modal dari PIP dan bimbingan ekspor dari Bea Cukai Sulbagsel, ia yakin ekonomi kreatif di Maros bisa tumbuh pesat.

“Kalau dapat modal dan dukungan seperti ini, UMKM kita pasti jadi lebih kuat dan bisa berjualan di pasar yang lebih luas,” tutupnya, sambil mengajak warga Maros untuk membeli dan mendukung produk-produk lokal yang dipamerkan.

Membuka Jalan dan Jaringan Bisnis

Selama tiga hari, Pasar Rakyat UMi tidak hanya jadi tempat jualan, tapi juga tempat pengusaha kecil bertemu dan membangun jaringan. Peran Bea Cukai Sulbagsel memastikan bahwa produk UMKM yang sudah dibantu modal oleh PIP, punya tujuan akhir yang jelas: pasar ekspor.

Kerja sama yang kuat ini menunjukkan bahwa Kemenkeu One berkomitmen penuh. Bea Cukai Sulbagsel akan terus mendampingi UMKM di Sulawesi Selatan, siap menjadi teman bagi pengusaha kecil hingga mereka sukses menjual produknya untuk pertama kali ke luar negeri.

Pos terkait

banner 728x250