Bea Cukai Ngurah Rai dan Polda Bali Berhasil Gagalkan Penyelundupan 1,3 Kg Kokain

Aksi Sigap Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan Kokain Jaringan Internasional di Bali

BALI – Keberhasilan dalam menjaga pintu masuk kedaulatan negara kembali ditunjukkan oleh jajaran bea cukai Ngurah Rai melalui penindakan tegas terhadap jaringan narkotika internasional. Dalam sebuah operasi yang terintegrasi, petugas bea cukai yang bersinergi dengan Polda Bali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika golongan I jenis kokain seberat 1.328,8 gram. Pengungkapan kasus besar ini dipaparkan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Bali pada Sabtu (7/2), yang dihadiri oleh Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, bersama Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Sunaryo, sebagai bentuk transparansi atas kinerja nyata aparat penegak hukum di wilayah Bali.

Kronologi keberhasilan ini bermula dari ketajaman analisis dan profiling yang dilakukan oleh petugas bea cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (3/2). Kewaspadaan tingkat tinggi difokuskan pada penumpang pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK368 yang menempuh rute panjang dari Sao Paulo, Brasil, melalui Dubai, sebelum akhirnya mendarat di Denpasar. Berdasarkan kecurigaan yang didasarkan pada data manifest dan perilaku penumpang, tim bea cukai segera melakukan pemeriksaan intensif terhadap barang bawaan salah satu penumpang yang masuk dalam radar pengawasan. Ketelitian petugas di lapangan menjadi faktor penentu ketika mereka berhasil mendeteksi adanya kejanggalan pada sebuah tas punggung (backpack) yang dibawa pelaku.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Dalam pemeriksaan fisik yang mendalam, petugas bea cukai menemukan modus penyembunyian yang cukup rapi, yakni penggunaan kompartemen palsu atau false compartment pada bagian dinding belakang tas. Di dalam ruang tersembunyi tersebut, ditemukan kemasan berisi serbuk putih yang dicurigai sebagai narkotika. Untuk memastikan kandungan zat tersebut, pihak bea cukai langsung melakukan uji pendahuluan dan uji laboratorium yang hasilnya mengonfirmasi bahwa serbuk tersebut adalah kokain. Sunaryo menegaskan bahwa penemuan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari penerapan sistem manajemen risiko yang ketat yang selama ini menjadi standar operasi di lingkungan bea cukai guna mengantisipasi segala bentuk penyelundupan barang ilegal ke tanah air.

Pasca ditemukannya barang bukti tersebut, petugas bea cukai tidak lantas berpuas diri dan segera melakukan koordinasi kilat dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali untuk melakukan pengembangan kasus. Melalui strategi controlled delivery yang terukur, tim gabungan memantau pergerakan distribusi barang haram tersebut hingga ke titik penjemputan. Operasi senyap ini membuahkan hasil pada pukul 21.30 WITA di kawasan Umalas, Canggu, di mana petugas berhasil meringkus seorang pria warga negara Turki berinisial OT yang bertugas sebagai pengambil barang. Langkah taktis ini menunjukkan betapa krusialnya peran bea cukai dalam memutus rantai peredaran narkoba, tidak hanya sebagai pemeriksa di perbatasan tetapi juga sebagai mitra intelijen bagi kepolisian.

Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi personel bea cukai yang terus menjadi benteng pertahanan pertama dari ancaman narkotika lintas negara. Ia menekankan bahwa sinergi yang solid antara penegak hukum sangat diperlukan untuk melindungi masyarakat dari bahaya laten narkoba yang terus mengincar Bali sebagai pasar potensial. Menutup keterangannya, Sunaryo menyatakan komitmen penuh Bea Cukai Ngurah Rai untuk terus meningkatkan kewaspadaan di seluruh lini. Pengungkapan kokain seberat lebih dari satu kilogram ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan keras bagi jaringan sindikat internasional bahwa bea cukai akan selalu bersiaga mempersempit ruang gerak mereka demi keamanan nasional.

Pos terkait